Senin, 27 Februari 2017

Datang dan Pergi

Kamu datang dan pergi.

Hari ini datang. Besok pergi. Besoknya datang lagi. Besoknya lagi pergi lagi.

Apa sebenarnya maumu? Kenapa kamu selalu kembali di saat aku mau melepasmu? Konsisten sedikit dong. Kalau mau kembali, ya kembali. Kalau mau pergi, ya udah pergi sana. Jangan datang dan pergi. Itu semakin menggoreskan luka di hati.

Jangan bolak-balik bolak-balik. Mundar-mandir mundar-mandir. Bikin orang pusing tau gak? Udah kayak gosokan aja. Gosokan masih lebih bagus kali. Gosokan masih merapikan baju. Nah kamu merapikan apa? Malah semakin memporak-porandakan hatiku. 

Tolonglah ...

Kalau mau pergi, pergilah. Jangan goyah dengan keputusanmu sendiri. Jangan pedulikan aku. Luka ini dapat kutanggung sendiri. Jadi kamu tidak perlu kembali.